Artikel Kesehatan

Fakta Tentang Fast Food Ini Bakal Bikin Kamu Syok!

Semua orang sudah tahu kalau fast food makanan tak sehat. Tapi, kamu sudah tahu belum, setidak-sehat apa fast food ini? Sepertinya kamu perlu duduk di kursi sembari membaca faktanya.

Fast food atau makanan cepat saji menarik, murah, nyaman, lezat, dan bisa diterima banyak kalangan. Namun dibalik itu, fast food memiliki masalah kesehatan yang sangat dramatis.

1. Pemicu obesitas hingga penyakit jantung

Makanan cepat saji adalah jenis makanan yang cepat dicerna dengan cepat dan diserap ke dalam aliran darah dengan cepat. Makanan yang cepat dan diproses dapat membahayakan kesehatan fisik, di antaranya bisa menyebabkan diabetes, obesitas, jantung, kanker, stroke, dan banyak lagi.

2. Menyebabkan depresi

Tak hanya merusak kesahatan, jenis makanan ini juga mengubah otak dan kesehatan mental, dengan memicu depresi, penyakit mental, dan masalah lainnya.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat, orang yang mengonsumsi makanan cepat saji 51% lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan dengan mereka yang makan sedikit atau tanpa makanan cepat saji. Dan temuan ini adalah untuk orang yang hanya mengonsumsi dua porsi makanan cepat saji dalam seminggu.

3. Meningkatkan risiko kanker payudara

Penelitian lain yang diterbitkan dalam Journal of Adolescence Health menemukan bahwa makan hanya satu porsi kentang goreng per minggu selama masa remaja meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita di kemudian hari sebesar 27%.

4. Meningkatkan risiko kematian akibat jantung koroner

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Circulation menemukan bahwa makan makanan cepat saji satu kali per minggu meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung koroner sebesar 20%, dan bisa berkembang hingga 50% untuk orang yang mengonsumsi makanan cepat saji dua atau tiga kali per minggu.

5. Mendorong kecanduan makanan

Makanan cepat saji dan makanan olahan dirancang untuk mengubah otak dan mendorong kecanduan makanan. Makanan ini menghasilkan efek biokimia yang sama di otak yang merupakan karakteristik penyalahgunaan zat.

6. Merusak masa depan anak

Efek fast food pada anak sungguh memilukan. Mulai dari memicu perubahan mood, kegelisahan, kondisi gizi yang buruk, hingga kekerasan dan agresi. Jika tidak dihentikan, kebiasaan makan fast food sejak kecil bisa merusak gen.

Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan di British Journal of Psychiatry pada 2009 menyebutkan bahwa kebiasaan makan fast food ternyata lebih berperan memicu anak melakukan tindakan kekerasan, ketimbang alasan karena dibesarkan orang tua tunggal dan hidup dalam kemiskinan.

Speecless, kan? Ayo segera lakukan perubahan dengan berhenti makan fast food dan beralih ke makanan yang sehat!