Artikel Kesehatan

Obesitas Karena Keturunan

Bisa jadi salah satu penyebab dietmu gagal terus karena faktor genetik atau keturunan. Cari tahu, yuk, bagaimana menyiasatinya.

Obesitas sering dihubungkan dengan dengan pola makan dan kurangnya aktivitas fisik hal ini termasuk kedalam faktor eksternal, namun ada faktor lain yang berperan dalam obesitas, yaitu faktor genetik yang termasuk kedalam faktor internal.  Genetik berperan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Tidak terkecuali dalam obesitas.


Peran Faktor Genetik

Professor Paul Zimmet dari International diabetes dan obesitas dari Melbourne menerangkan bahwa faktor keturunan merupakan faktor utama dalam obesitas. 

Banyak gen yang telah diketahui menentukan terjadinya obesitas, telah ditemukan lebih dari 300 gen dan kromosom yang erat kaitannya dengan obesitas.

Berikut peranan faktor genetik terhadap obesitas:

1.   Faktor genetik berperan terhadap jumlah penyimpanan lemak di dalam tubuh.

2.   Faktor genetik berperan dalam mengatur distribusi jaringan lemak tubuh.

3.   Faktor genetik berperan dalam seberapa efisien tubuh mengubah makanan menjadi energy yang akan digunakan oleh tubuh.

4.   Faktor genetik juga berperan dalam pembakaran kalori selama tubuh melakukan kegiatan olahraga.

Dilaporkan bahwa anak-anak dari orangtua dengan berat badan normal mempunyai 10% peluang menjadi gemuk, sedangkan jika salah satu orangtua obesitas maka peluang anak bertambah menjadi 40-50% dan akan meningkat menjadi 70-80% bila kedua orangtua menderita obesitas.


Gen Yang Berperan Dalam Obesitas

1.   Gen INSIG2

Gen INSIG2 bertanggung jawab dalam menghambat sintesis asam lemak dan kolesterol. Beberapa produk varian gen ISNIG2 memiliki daya inhibisi yang rendah sehingga orang yang memiliki varian gen ini akan cenderung lebih banyak menumpuk lemak di dalam tubuhnya.

2.   Gen FTO

Gen ini terletak pada kromosom 16 manusia, berdasarkan hasil penelitian orang yang memiliki varian tertentu dari gen FTO memiliki peningkatan berat badan 3 kg lebih besar dari orang biasa dan memiliki risiko obesitas 1,5 kali lebih besar dari orang biasa.

3.   Gen ob Dan Gen db

Hormon seperti leptin dan insulin akan memberitahu otak bahwa tubuh telah kenyang dan kegiatan makan harus dihentikan namun pesan ini tidak sampai ke otak jika gen telah bermutasi. Gen ob merupakan gen yang menghasilkan hormon leptin sedangkan Gen db adalah penghasil reseptor leptin, pada orang yang mempunyai masalah obesitas mengalami mutasi baik pada gen yang memproduksi leptin maupun gen yang memproduksi reseptor leptin.

Dengan diketahuinya gen-gen penyebab obesitas, diharapkan lebih lanjut terdapat penelitian yang dapat menemukan gen-gen lain penentu obesitas dalam tubuh seseorang.